Batu Bara dan Manfaatnya

BATU BARA

Mengenal Batu Bara dan Manfaatnya

 

 

Batu bara merupakan salah satu bahan bakar fosil. Batu bara ini sendiri merupakan batuan sedimen yang dapat terbakar dan terbentuk dari endapat organik, utamanya ialah sisa-sisa tumbuhan dan terbentuk melalui proses pembatubaraan. Batu bara ini terdiri dari karbon, hidrogen, dan oksigen.

BACA JUGA : Mengenal Limbah Kelapa Sawit

Batu bara memerlukan kondisi-kondisi tertentu dan hanya terjadi pada era-era tertentu saja untuk pembentukannya. Menurut peneliti, Zaman Karbon yang kira-kira 340 Juta Tahun yang lalu, merupakan masa pembentukan batu-bara yang paling produktif, di mana hampir seluruh deposit batu bara yang ekonomis di belahan bumi di bagian utara terbentuk. Selain Zaman Karbon, ada juga Zaman Permian yang dimana juga terbentuk endapan-endapan batu bara yang ekonomis di belahan bumi bagian selatan, seperti Australia, dan terus berlangsung hingga ke Zaman Tersier (70 – 13 juta tahun yang lalu) di berbagai belahan bumi lainnya.

 

Kelas dan Jenis Batu Bara

Berdasarkan tingkat proses pembentukan batu bara yang dikontrol oleh tekanan, panas dan waktu. Batu bara umumnya dibagi menjadi lima kelas yaitu Antrasit, Bituminus, Sub-Bituminus, Lignis dan Gambut.

  • Antrasit merupakan kelas batu bara tertinggi, dengan warna hitam berkilau metalik, mengandung antara 86% hingga 98% unsur karbon (C) dengan kadar air kurang dari 8%.
  • Bituminus mengandung 68 – 86% unsur karbon (C) dan berkadar air 8 – 10% dari beratnya. Kelas batu bara ini merupakan batu bara yang paling banyak ditambang di Australia.
  • Sub-Bituminus mengandung sedikit karbon dan banyak air, dan oleh karenanya menjadi sumber panas yang kurang efisien dibandingkan dengan Bituminus.
  • Lignit merupakan batu bara coklat yang dimana merupakan batu bara yang sangat lunak dan mengandung air 35 – 75% dari beratnya.
  • Gambut memiliki ciri-ciri berpori dan memiliki kadar air di atas 75% serta nilai karbon yang paling rendah.

 

Manfaat Batu Bara

Batu bara pada umumnya mempunyai manfaat sebagai bahan bakar pembangkit listrik, namun batu bara juga memiliki manfaat lainnya yaitu :

  • Bahan bakar pembangkit listrik. Batu bara ini biasanya digunakaan untuk pembangkit listrik yang menggunakan uap dan biasa juga disebut dengan batu bara termal.
  • Bahan bakar pembuatan baja. Batu bara digunakan juga untuk produksi baja, manufaktur semen dan sebagai bahan bakar cair. Pembuatan baja menggunakan batu bara kokas atau dikenal juga dengan batu bara metalurgi.
  • Bahan pembuatan karbon aktif dan serat karbon. Karbon aktif digunakan sebagai filter untuk pemurnian air, udara dan mesin cuci ginjal. Serat karbon merupakan bahan yang sangat kuat namun ringan yang biasanya digunakan dalam konstruksi, sepeda gunung dan raket tenis.
  • Bahan komponen industri. Batu bara juga dapat berubah menjadi komponen untuk pembuatan sabun, aspirin, pelarut, pewarna, plastik, serat rayon serta nylon. Gas yang dihasilkan dari batu bara ini yaitu Gas Amonia juga dapat berguna sebagai pembuatan garam amonia, asam nitrat, dan pupuk pertanian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: