Memanfaatkan Limbah Kelapa Sawit

Memanfaatkan Limbah Kelapa Sawit

 

 

Seperti yang kita ketahui bahwa kelapa sawit merupakan bahan utama untuk pembuatan minyak yaitu Crude Palm Oil atau sering juga disebut dengan CPO. CPO itu sendiri merupakan komoditas andalan yang dimana Indonesia merupakan produsen terbesar Kelapa Sawit. Selain CPO, Kelapa Sawit juga merupakan bahan baku utama pembuat minyak goreng, margarin, sabun, kosmetik, bahkan hingga kabel industri farmasi. Namun disini bukan hanya buah sawitnya yang dapat dimanfaatkan, melainkan sisa produksi atau limbah sawit itu sendiri juga dapat dimanfaatkan.

BACA JUGA : Mengenal Limbah hasil Pembuatan CPO

Berbagai penelitian telah dilakukan menunjukkan bahwa limbah kelapa sawit dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Berikut akan dijelaskan manfaat limbah kelapa sawit :

1.   TKKS untuk  pupuk organik

Tandan kosong kelapa sawit dapat dimanfaatkan sebagai sumber pupuk organik yang memiliki kandungan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanah dan tanaman. Tandan kosong kelapa sawit mencapai 23% dari jumlah pemanfaatan limbah kelapa sawit tersebut sebagai alternatif pupuk organik juga akan memberikan manfaat lain dari sisi ekonomi.
Ada beberapa alternatif pemanfaatan TKKS yang dapat dilakukan sebagai berikut :

2. Pupuk   Kompos

Pupuk kompos merupakan bahan organik yang telah mengalami proses fermentasi atau dekomposisi yang dilakukan oleh micro-organisme. Pada prinsipnya pengomposan TKSS untuk menurunkan nisbah C / N yang terkandung dalam tandan agar mendekati nisbah C / N tanah. Nisbah C / N yang mendekati nibah C / N tanah akan mudah diserap oleh tanaman.

3. Pupuk Kalium

Cangkang kosong kelapa sawit sebagai limbah padat dapat dibakar dan akan menghasilkan abu tandan. Abu tandan tersebut ternyata memiliki kandungan 30-40%, K2O, 7%P2O5, 9%CaO, dan 3%MgO. Selain itu juga mengandung unsur hara mikro yaitu 1.200ppmFe, 1.00 ppm Mn, 400 ppmZn, dan 100 ppmCu. Sebagai gambaran umum bahwa pabrik yang mengolah kelapa sawit dengan kapasitas 1200 ton TBS/ hari akan menghasilkan abu tandan sebesar 10,8%/hari. Setara dengan 5,8 ton KCL; 2,2 ton kiersit; dan 0,7ton TSP. dengan penambahan polimer tertentu pada abu tandan dapat dibuat pupuk butiran berkadar K2O 30-38% dengan pH 8 – 9.

4. Bahan Serat

Tandan kosong kelapa sawit juga menghasilkan serat kuat yang dapat digunakan untuk berbagai hal, diantaranya serat berkaret sebagai bahan pengisi jok mobil dan matras, polipot (pot kecil, papan ukuran kecil dan bahan pengepak industri.

5. Arang Aktif

Tempurung kelapa sawit merupakan salah satu limbah pengolahan minyak kelapa sawit yang cukup besar, yaitu mencapai 60% dari produksi minyak. Arang aktif juga dapat dimanfaatkan oleh berbagai industri. Antara lain industri minyak, karet, gula, dan farmasi.

6. Bahan Baku BIODIESEL

Pembuatan biodiesel dengan bahan baku limbah cair CPO dengan proses esterifikasi dan transesterifikasi yang termasuk dalam proses alkoholisis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: