Membuat Sabun Cair dari Minyak Goreng Bekas (Part 2)

Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas

(Part 2)

 

Sabun Cair UCO

 

Minyak goreng bekas apabila digunakan kembali ataupun dibuang ke lingkungan dapat menyebabkan pencemaran dan juga berbahaya bagi pengkonsumsinya. Minyak goreng bekas ini memerlukan waktu yang sangat lama untuk diurai dalam tanah seperti limbah plastik. Namun, dengan penanganan yang tepat minyak goreng bekas ini dapat menjadi sumber penghasilan dan juga bermanfaat.

BACA JUGA : Minyak Jelantah BERBAHAYA !

Minyak goreng bekas ini dapat diolah menjadi bahan bakar biodiesel, sabun cair, dll. Pada artikel ini kita akan membahas kelanjutan dari pembuatan sabun cair dari minyak bekas yang sebelumnya kita bahas. Langsung saja peralatan yang dibutuhkan untuk pembuatan sabun cair ini ialah :

  1. Peralatan

      • Baskom Plastik
      • Sendok Kayu
      • Gelas Ukur
      • Timbangan
      • Masker
      • Sarung Tangan Plastik
      • Hot Plate

     

  2. Bahan-bahan

      • Minyak Goreng Bekas
      • Soda Kaustik
      • Garam Halus
      • Aquades
      • TiO2
      • Aroma Orange (Bisa dengan aroma lain jika ada)
      • EDTA
      • Kalium Hidroksida
      • Etanol
      • Asam Klorida
      • Buffer pH 7 dan 9

     

Pembuatan sabun ini dapat digunakan dengan bahan minyak goreng seperti Bimoli ataupun campuran minyak curah dan minyak kelapa. Cara pembuatannya ialah :

    1. Minyak Goreng Bimoli

      • Panaskan terlebih dahulu 10 mL air dalam Erlenmeyer 50 mL dan pada saat mendidih, tambahkan 5 gram soda kaustik.
      • Aduk, dan tuangkan minyak Bimoli sebanyak 50 mL secara perlahan dengan menggunakan api yang kecil.
      • Tambahkan 25 mL aquades apabila sudah terbentuk menjadi padatan, terus aduk sambil dipanaskan sehingga terbentuk menjadi seperti susu.
      • Masukkan 1 gram garam halus, aduk kurang lebih 20 menit dengan api dimatikan.
      • Masukkan sebanyak 1 gram campuran EDTA dan TiO2, aduk hingga merata.
      • Diamkan selama 20 menit dan memasukkan parfum orange dan diaduk.
      • Tuangkan dalam cetakan dan ditunggu selama 24 jam.

 

  1. Campuran Minyak Curah dan Minyak Kelapa

    • Campurkan sebanyak 25 mL minyak curah dengan 25 mL minyak kelapa dengan Erlenmeyer 250 mL.
    • Tambahkan 25 gram soda kaustik dan etanol.
    • Panaskan pada suhu 70 – 80 oC selama 20 menit.
    • Pisahkan lapisan atas dan lapisan laruta bawah, dan gunakan larutan yang dibawah.
    • Selanjutnya, tambahkan sebanyak 1 gram TiO2 dan 1 gram EDTA, 2 mL larutan jenih NaCl sambil diaduk dan dipanaskan sampai terbentuk gelembung-gelembung putih dan disaring serta direkristalisasi dengan air panas.

Berdasarkan kedua cara pembuatan diatas, dapat dilihat bahwa pemilihan bahan baku untuk pembuatan sabun cair berperan penting karena dilihat dari cara pembuatannya yang berbeda. Perlu diketahui juga bahwa jika dipakai minyak dengan kandungan asam tak jenuh dan rantai pendek, maka akan menghasilkan sabun cair, dan sebaliknya jika digunakan minyak dengan kandungan asam lemak jenuh dan berantai panjang, maka akan dihasilkan sabun padat.

Demikianlah proses pembuatan sabun yang dihasilkan dari minyak jelantah, semoga artikel ini dapat bermanfaat!
referensi : http://www.qberitakan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: