Perbandingan Kayu Sengon dan Jabon

Kayu Sengon

Kayu Sengon atau Albizia Chinensi merupakan tanaman kayu yang menjadi primadona masyarakat Indonesia. Selain memiliki keunggulan pertumbuhan yang cepat, kegunaannya-pun sangat beragam.

Kayu Sengon merupakan jenis tanaman kayu yang yang sangat baik di tanam di areal hutan rakyat, serta tidak memiliki waktu yang lama untuk dipanen dan pemeliharaannya relatif cukup mudah dan ekonomis.

Kayu Sengon ini dapat tumbuh baik pada tanah-tanah yang ber-pH tinggi, atau yang mengandung garam, tumbuh baik di tanah Aluvial, Lateritik dan Tanah berpasir bekas tambang. Kayu Sengon ini menghasilkan kayu yang ringan, dengan densitas 250 – 350 kg/m3 pada kadar air 15%. agak padat, berserat lurus, dan sedikit kasar.

Kayu Sengon cocok untuk dimanfaatkan dalam pembuatan peti, perahu, ramuan rumah dan jembatan, kayu sengon ini juga menjadi bahan untuk memproduksi Plywood.

Kayu Jabon

Kayu Jabon merupakan pohon yang tumbuh di wilayah Asia. Kayu Jabon ini merupakan tanaman kayu keras yang cepat tumbuh, tanaman ini termasuk famili Rubiaceae yang dimana tumbuhan ini dapat tumbuh baik pada ketinggian 15 hingga 500 meter diatas permukaan laut, pada jenis tanah lempung, podsolik coklat dan aluvial lembab yang umumnya terdapat di sepanjang sungai yang memiliki aerasi baik.

Kayu Jabon ini sendiri merupakan jenis Pohon Cahaya (Light Demander). Pada umur 3 tahun, tingginya dapat mencapai kurang lebih 9 M dengan diameter 11 cm. Usia antara 5 hingga 6 tahun lingkar batangnya bisa mencapai 150 cm (dengan diameter 40 cm hingga 50 cm), diameter pertumbuhan antara 5 cm sampai 10 cm/tahun. Pohon Jabon yang tumbuh dihutan pernah ditemukan mencapai tinggi 45 M dengan diameter lebih dari 100 cm.


Perbandingan Kayu Sengon dan Jabon


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: