Solar Home System (SHS)

Solar Home System (SHS)

Solar home system atau SHS merupakan sistem PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) mandiri. SHS ini menawarkan solusi penyediaan sumber energi listrik yang mudah, praktis dan juga flexible, selain itu juga SHS ini sendiri merupakan Pembangkit Listrik yang ramah lingkungank, seperti yang sudah kami jelaskan di artikel tentang panel surya kami.

 

Solar Home System (SHS) Terpasang

 

Komponen Solar Home System (SHS)

Solar Home System atau SHS itu sendiri terdiri dari Panel SuryaCharge ControlBattery, dan pilihan opsional yaitu Inverter/Converter.

  • Panel Surya (Solar Cell)

    Panel Surya atau Solar Cell berguna untuk mengkonversikan tenaga matahari menjadi energi listrik. Sel Silikon atau yang disebut juga dengan Solar Cells merupakan bagian yang disinari oleh matahari, sehingga membuat photon yang menghasilkan arus listrik. Contoh produk kami ada yang bernama Solar Cell 50WP, nama produk tersebut memiliki arti yaitu :

    • Solar Cell 50WP berarti Solar Cell tersebut memiliki 50 Watt Peak (pada saat matahari terik), yang dimana diasumsikan Peak 1 Hari yaitu 4,5 Jam (Hitungan aman ialah 4 jam), sehingga 50WP x 4,5 Jam = 225 Watt Hour/Day, dan hitungan tersebut merupakan perhitungan kapasitas maksimal untuk pemakaian 1 Hari.
    • Contoh Simulasi Perhitungan Daya :
    • Total Pengunaan Daya / Hari adalah 225 Watt/Hour
    • Lampu Teras 5 Watt x 12 Jam = 60 Watt Hour/Day
    • Lampu Kamar Tidur 11 Watt x 5 Jam = 55 Watt Hour/Day
    • Lampu Ruang Tamu 11 Watt x 5 Jam = 65 Watt Hour/Day
    • Lampu Kamar Mandi 5 Watt x 4 Jam = 20 Watt Hour/Day

    • TOTAL PERHITUNGAN : 200 Watt/Day

    • Sehingga dari perhitungan tersebut masih ada sisa dari Kapasitas Maksimal Pemakaian yaitu 225 Watt/Day – 200 Watt/Day = 25 Watt/Day

Panel Surya (100WP dan 20WP)

 

  • Charge Control

    Solar Charge Controller untuk Solar Home System (SHS) merupakan peralatan elektronik yang berguna untuk mengatur arus searah yang berguna untuk mengisi batrai. Charge Controller  memiliki cara kerja yaitu pada waktu solar panel mendapatkan energi dari cahaya matahari di siang hari, rangkaian charger controller ini otomatis akan bekerja dan mengisi batrai dan menjaga tegangan batrai agar tetap stabil.

    • Contoh Cara Kerja Charge Control
    • Bila kita menggunakan Battery 12V, maka rangkaian ini akan menjaga agar tegangan Charger 12 10%, tegangan charger yang dibutuhkan antara 13,2 – 13,4 Volt. Apabila sudah mencapat tegangan tersebut, rangkaian ini otomatis akan menghentikan proses pengisian battery tersebut.
    • Sebaliknya apabila tegangan battery turun/drop hingga 11 Volt, maka controller akan memutus tegangan sehingga battery tidak sampai habis.
    • Secara keseluruhan Fungsi dari Controller ini yaitu dapat menjaga agar battery tidak kelebihan (over charged) dan kehabisan tegangan (under charged) dengan begitu maka umur dari batter akan bertambah lama.

Controller 10Ah 12V (EP Solar dan SUOER + USB Connect)

 

  • Battery

    Battery ini ialah sebagai tempat untuk menyimpan daya (Power Storage). Battery yang digunakan untuk SHS sebaiknya menggunakan battery gel atau yang selama ini kita kena dengan istilah battery keringBattery Gel ini adalah yang paling direkomendasikan untuk digunakan pada aplikasi Solar Home System (SHS), namun kelemahannya ialah harganya yang mahal.

Battery (VRLA, Kering, dan Basah)

 

  • Inverter/Converter (Opsional)

    Inverter/Converter ialah perangkat elektrik yang mengkonversikan tegangan searah (DC – Direct Current) atau menjadi tegangan bolak balik (AC – Alternating Current). Alat ini tidak diperlukan untuk beban yang hanya membutuhkan tegangan searah.

Inverter (ICA dan KALLER)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: